Belajarlah Ke Negri China

Hari ini (1/10/2009)ketika membuka rubrik Opini di Koran Kompas, semuanya menulis tentang China atau RRC. Ada apa gerangan? Ko’ ditengah negeri ini tertimpa bencana Opini yg ditampilkan malah tentang China. Selidik punya selidik, ooo ternyata karena pada tanggal ini mereka ber-ulang tahun.

Meski demikian tetap aj masih menyisakan tanda tanya, apa c pentingnya membahas mereka? Di rubrik ini ampe ada 4 tulisan yg membahas negeri ini.  Jawaban pastinya mungkin akan berbeda-beda. Tapi kalo bagi saya cukup memiliki daya tarik, lho mengapa? karena melihat kiprah mereka di dunia ini maka kita akan mendapati negeri ini layak dijadikan bahan inspirasi, pembelajaran n contoh. Akan sesuai dengan istilah dari sesuatu yg tidak dianggap menjadi sesuatu yg sangat diperhitungkan.

Apa yang terbersit olehmu dari China

Ini bukan tulisan untuk mempromosikan tentang China, tapi hanya sekedar untuk menunjukkan hal2 yg positif yg bisa diambil menjadi pembelajaran baik bagi diri sendiri maupun untuk negeri ini.

Kalo saya menilainya sebagai bangsa yang gigih n disiplin. Hal itu saya dapatkan dengan melihat warga keturunan mereka yg ada di Indonesia. Karakter mereka yg seperti itulah yang menyebabkan mereka bisa maju atau minimal bisa survive hidup dimana pun. Apa yang mereka inginkan akan berusaha untuk diwujudkan.

Kalo dari produk, awalnya saya menilainya sebagai produk yg ece2. Karena seakan mereka hanya bermain untuk wilayah harga tanpa memperhatikan kualitas. Selain itu mereka seperti tidak malu dengan menjiplak secara persis produk2 luar (walau mungkin yg dijiplak hanya tampak luarnya aj.

Seiring dengan perjalanan waktu maka persepsi itu mulai hilang, beberapa produk ud mulai menunjukkan perbaikan kualitas. Tapi persepsi ini pun bisa menjadi gak berarti karena banjirnya produk2 mereka di tanah air yg benar2 menguasai hampir di seluruh jenis produk. Sehingga kadang jengah juga. Pernah suatu kali ketika akan membeli kran bersama ayah. Ayah hampir gak bs menemukan barang2 yg dijual yg berasal dari luar china. Luar biasa bukan..

Oleh karena itulah saya merasa perlu untuk sedikit menggali apa yang telah terjadi dan apa yg mereka lakukan sehingga seperti ini. Bagaimanapun untuk menjadi bangsa yang besar maka bangsa ini harus mau untuk belajar dari bangsa manapun. Berikut ini adalah petikan dari tulisan dari rubrik Opini Kompas yang ditulis oleh I Wibowo, Thee Kian Wie, I Basis Susilo, dan Christine Susanna Tjhin.

FAKTA

Saat ini kita bisa terperangah bahwa tanpa kita sadari China sudah tumbuh menjadi Negara yg sangat superior. Tidak hanya dalam satu bidang, mereka berprestasi di setiap bidang yg berpengaruh dalam kehidupan ini.

Yang paling mudah untuk melihat kedigdayaan China adalah Olahraga. China termasuk Negara yg mampu mengimbangi negara2 barat dalam mengumpulkan medali emas dalam pesta Olahraga sejagad raya ini, Olimpiade. Bertahun-tahun mereka selalu dalam baying AS dan Rusia/Uni Sovyet maka pada Olimpiade Beijing (2008) mereka tlah dpt menjadi juara umum. Prestasi ini menjadi bukti paling anyar atas usaha keras mereka bertahun-tahun untuk senantiasa memperbaiki pencapaian medali mereka. Sebelum ini mereka pun sudah mencapai di beberapa olahraga favorit dunia. Sebutlah Basket, kompetisi terpopuler di dunia yaitu NBA, telah mereka tembus dengan mengirimkan atlet mereka Yao Ming bahkan tidak hanya Yao msh ada beberapa pemain China lagi yang akan bertarung disana. Mereka pun tlah dapat menembus Piala Dunia. Di tennis mereka sudah memiliki pemain tennis putri yang telah dapat mengalahkan pemain top dunia. Apalagi bulutangkis, musuh bebuyutan Negara kita ini seakan gak tergoyahkan untuk menguasainya. Lihatlah Piala Thomas n Uber yg seakan gak prnh keluar dari negri mereka.

Dalam ekonomi dan perdagangan, China perlahan tapi pasti mulai dapat mengalahkan AS bahkan konon negara AS ini mengalami defisit yang besar.Peranan mereka dalam perekonomian dunia pun semakin nyata.  Direktur Bank Dunia, Robert Zoelick mengatakan bahwa krisis keuangan global ini hanya bisa diselesaikan oleh AS dan China. Mereka membuktikan telah dapat bertahan menghadapi krisis keuangan global ini. Pertumbuhan ekonomi mereka tetap berjalan stabil sebesar 7 persen dan mereka sukses dalam menjalankan stimulus ekonomi. Dalam ukuran produk domestic bruto saat ini mereka berada di peringkat ke-3 terbesar di dunia setelah AS dan Jepang. Bukan tidak mgkin mereka akan menggeser dua Negara tersebut dalam waktu dekat ini.

China menjadi negara penghasil devisa terbesar di dunia yaitu sebesar 1,95 triliun dolar AS atau jauh di atas Jepang yang berada di peringkat kedua dengan satu triliun dolar AS. Di kala sektor otomotif mengalami stagnasi, China masih mampu memproduksi 10,7 juta mobil, menggeser AS dan Jepang.

Pembangunan China selama tiga dasawarsa terakhir tergolong sangat mengesankan. Bayangkan menurut data Bank Dunia, persentase rakyat China yg hidup dibawah garis kemiskinan pada tahun 1978 mencapai 70 persen telah dapat diturunkan secara drastic sehingga pada tahun 2007 jumlah tersebut menjadi 7 persen.

Kemajuan ekonomi mereka diiringi kemajuan sains dan teknologi mereka. Saat ini mereka masih melanjutkan proyek eksplosari ruang angkasa.

Perjalanan Sejarah

China mulai menyadari bahwa ada yang harus mereka perbaiki dari pola yang telah mereka jalani. Hal ini dipicu oleh kekalahan mereka pada perang Candu pada tahun 1840. Sejak saat itu mereka mulai mebuka diri untuk belajar pada Negara2 Eropa. Diawali dengan mengrimkan mahasiswa mereka ke Eropa seperti Perancis. Mereka terpukau dengan revolusi Perancis. Kemudian mereka beralih pada revolusi Bolshevik pada tahun 1917.

Gak berhenti disitu, ajaran komunis n marxisme mulai menghinggapi mereka dengan mengambilnya dari Uni Sovyet (skrg Rusia). Selama tiga decade sejak 1949 mereka mempertahankan paham ini. Perjalanan tersebut ternyata tidak cukup memuaskan bagi mereka dan  bahkan mereka sangat terpukau akan kegemilangan AS.

Lewat pemimpin mereka Mao Zedong dan Deng Xioping mereka mulai merubah haluan sedikit demi sedikit. RRC memiliki tujuan untuk menandingi AS. Jadilah AS mnjadi sumber inspirasi mereka. Apa saja yg menjadikan AS itu menarik maka akan coba mereka lakukan dan wujudkan. Mereka mulai membuka diri akan semua hal yang berbau AS. Bahkan gerai McDonald berkembang pesat di Negara ini.

Walaupun memiliki mimpi menggapai seperti yg diraih AS bahkan melampauinya tetapi bukan berarti mereka menghilangkan jati diri. Mereka mencapai target itu dengan membuat “model China”. Sehingga mereka tidak terperangkap dari sekedar keterpukauan belaka.

Strategi

Keberhasilan China merupakan sebuah usaha panjang yg berjalan sangat konsisten. Selain itu juga terlihat visi pemimpinnya dalam menentukan arah China ke depan. Tanpa meniadakan kontrbusi pemimpin2 China lainnya cuma pada penulisan ini saya hanya akan mengambil beberapa pemimpin saja.

Setidaknya ada 3 poin penting yang menjadi dasar bagi kemajuan China yaitu:

  1. Kepercayaan diri
  2. Pendidikan
  3. Visi ke depan

Pada pemerintahan Mao Zedong, beliau seakan ingin meletakkan pondasi dasar sebagai Negara maju. Era beliau lebih ke arah Ideologi dan revolusi. Perjuangan Mao Zedong berakhir pada tahun 1976 seiring wafatnya beliau. Beliau membangun kepercayaan diri sejak awal 1930an hingga 1970an. Melalui Revolusi Kebudayaan Mao mencoba membangun kepercayaan diri walau proses ini banyak memakan korban jiwa. Pada masa ini pula tercatat peningkatan jumlah siswa yang masuk sekolah dasar dan menengah. Pada masa pemerintahan Mao banyak dihasilkan bangunan dasar bagi Industri dan Infrastruktur serta kesehatan dan pendidikan. Dilanjutkan oleh Deng Xioping.

Deng Xioping memacu pembangunan China dengan pola pendekatan pragmatis. Karena pola ini berasal dari kebudayaan China sendiri. Sistem ekonomi yang pragmatis ini dapat dilihat dari terbukanya bagi investasi asing. Investasi ini dilengkapi dengan perangkat peraturan yang selalu disempurnakan agar tetap menarik dan tidak merugikan. Hasilnya China meraup jumlah investasi asing yang sangat besar. Pada sektor pendidikan Deng menegaskan pentingnya pendidikan karakter dan menganggap orientasi hafalan sebagai “pembunuhan”.

Deng Xioping membuat program reformasi ekonomi yang disebut dengan Goi Ge Kai. Program ini terdiri dari dua unsur utama yaitu:

  1. Merubah sistem insentif dan kepemilikan

Pada sistem ini kepemilikan probadi menjadi lebih dominan daripada kepemilikan negara.

  1. Membuka pintu bagi liberalisasi perdagangan luar negeri, investasi asing dan domestic

Pada masa Deng Xioping berhasil dibangun jaringan sarana dan prasarana fisik. Program reformasi ini juga memberikan prioritas besar pada sektor pertanian dan pembangunan pedesaan.

Untuk kiat dalam menarik investasi asing, China memberikan kemudahan. Untuk investasi asing yang bernilai kurang dari 100 juta Dollar maka cukup dengan persetujuan pemerintahan daerah saja. Untuk sektor otomotif, investor asing tidak perlu membuat pemberitahuan kementrian perdagangan dalam rangka untuk memperbanyak produksi. Mereka cukup hanya melaporkan saja pada pemerintah daerah setempat.

Soal visi, China sudah membuat tahapan-tahapan yang hrs dilewati. Pada tahun 2005 Pusat Penelitian Modernisasi China menerbitkan buku peta jalan Modernisasi China untuk abad ke-2. Jalan-jalan tersebut adalah:

  1. Tahun 2025, GDP China menyamai Jepang
  2. Tahun 2050 China jadi negara moderat
  3. Tahun 2080 China menjadi negara maju
  4. Tahun 2100 China menjadi negara paling maju melebihi AS

Melihat ini kayanya sekarang mereka sudah hampir meraih itu semua. Boleh jadi sebelum target itu semua bisa terrealisasi.

Hikmah

Melihat paparan diatas, seharusnya bisa melecut kita untuk bisa mengangkat kesejahteraan rakyat bangsa Indonesia.

  1. Meskipun China membuka diri untuk investasi asing tetapi mereka melindungi kepentingan bangsanya. Salah satunya dengan cara membuat setiap perusahaan asing yang memiliki teknologi harus menurunkannya ke perusahaan lokal. Sehingga pertumbuhan industri benar-benar bisa terasa untuk kepentingan dalam negeri. Hal ini harusnya bisa diterapkan di bangsa kita. Jangan sekedar hanya mengambil kekayaan alam atau sekedar mendapatkan SDM yg murah sehingga perusahaan asing seperti tidak memiliki kewajiban untuk  berpartisipasi dalam pembangunan bangsa.
  2. Pembangunan mental dan karakter bangsa. Hal ini bisa diwujudkan dengan membuat prioritas dunia pendidikan sebagai landasan utama untuk mencapai kemakmuran dan kesejahteraan bangsa.
  3. Visi pembangunan bangsa yang jelas dan terarah. Sejak orde reformasi kita gak pernah lagi merumuskan program jangka pendek dan jangka panjang. Dulu kita mempunyai PELITA dan REPELITA, sebenarnya ini perlu tetap dipertahankan agar seluruh rakyat memiliki visi yang sama dan bisa melakukan tolak ukur akan kemajuan bangsa yang sebenarnya.

Semoga bangsa kita bisa bangkit dari keterpurukan.

Wallahu’alam bishawab

Add comment October 1, 2009

Menghindari futur

Menghindari Futur

Jika mendengar kata futur, maka berhati-hatilah. Tetapi sebenarnya futur itu gak kedengeran tapi sering kali ud merasuk ke dalam jiwa ini tanpa diminta. Gak perlu dipelajari tapi dengan sendirinya kita dengan mudah menjadi futur. Btw ud tau kan futur itu apa? Futur itu artinya rasa malas, enggan dan menjadi lamban padahal sebenarnya sebelumnya ia rajin, sunguh-sungguh dan penuh semangat.

Futur merupakan sebuah penyakit yang bisa melanda siapa saja. Orang kaya, miskin, pintar, bodoh, ganteng, cantik, biasa-2aj. Jika ud terkena wabahnya maka aktivitasnya menjadi lemah, berkurang bahkan bisa menjadi berhenti. Orang yang tadinya taat, sedikit demi sedikit mulai berani berbuat maksiat.

Dalam kaitannya memenuhi keinginan untuk mencapai derajat ketakwaan yang setinggi-tingginya maka kadang kala kita akan menemui peristiwa dimana hati akan merasa lelah. Kondisi ini menyebabkan pintu yang berdiri kokoh dan terkunci menjadi bisa terbuka. Nafsu sedikit demi sedikit mencoba menyeruak keluar memenuhi hati manusia. Kondisi inilah yang menyebabkan manusia sulit merasakan hidayah dan bukan tidak mungkin malah hidayah menjadi tidak diturunkan kepada manusia tersebut. Naudzubillahi min zalik.

Setidaknya perlu diperhatikan kepada 3 golongan ini yaitu:

  1. Golongan yang menghentikan aktivitasnya. Jumlahnya cukup banyak
  2. Manusia yang senantiasa merasa malas tetapi tidak sampai menyebabkan terhentinya aktivitas. Golongan ini lebih banyak lagi.
  3. Golongan yang bisa kembali pada jalurnya setelah tertimpa rasa malas. Jumlahnya sedikit sekali.

So, apa yang kita rasakan membaca hal ini? Termasuk yang manakah kita? Tidak takutkah kita? Seberapa sering kita merasa futur? Jarangkah? Seringkah? Atau selalu? Astaghfirullahal adziim. Sadarkah kita boleh jadi dengan futurnya kita maka ibadah-ibadah kita yang kita lakukan sebelumnya bisa saja hangus atau lenyap karena futur membuat kita gampang berbuat dosa.

Apa penyebabnya? Banyak hal tentunya. Diantaranya adalah:

  1. Niat yang kurang ikhlas
  2. Lemahnya ilmu
  3. Terlalu cinta dunia dan lupa akan akhirat
  4. Kecintaan pada istri dan anak
  5. Lingkungan
  6. Salah memilih teman
  7. Memakan makanan yang haram
  8. Tidak memahami hakikat hidup ini
  9. Lemahnya iman

Waspadalah pada faktor-faktor tersebut. Selain itu berupayalah untuk mengenyahkan rasa futur itu dalam diri. Rasul pernah bersabda:

“Setiap amal itu ada masa semangat dan masa lemahnya. Barang siapa yang pada masa lemahnya ia tetap dalam sunnah (petunjuk) ku, maka ia telah beruntung. Namun barang siapa yang beralih kepada selain itu berarti ia telah celaka.” (HR. Ahmad)

Dari hadits ini kita menemukan jawaban dari penyakit futur ini yaitu dengan menjalankan sunnah Nabi Muhammad SAW. Dengan amalan-amalan sunnah tersebut maka itu akan menjadi benteng pertahanan diri kita dari serangan futur.

Selain itu bisa juga dengan cara:

  1. Senantiasa emperbaharui keimanan

Dengan cara meningkatkan ibadah, memohon doa agar dilindungi dari rasa futur dan bertambahnya keimanan

  1. Takut kepada Allah.
  2. Ikhlas dan takwa
  3. Belajar
  4. Muhasabah
  5. Berkumpul dengan orang2 shaleh
  6. Mengingat mati
  7. Sabar

Semoga Allah senantiasa melindungi kita dan meridhoi apa saja yang kita lakukan.

Wallahu ‘alam bisshawab.

Menghindari Futur

Add comment July 14, 2009

Launching Khadrian’s Blog

Ini adalah tulisan perdana saya. Sebenarnya saya bukanlah orang yang gemar menulis tetapi punya cita-cita untuk bisa menghasilkan sebuah buku. Setidaknya adalah hasil karya dari seorang Khadrian yang bisa ditinggalkan di dunia ini yang mudah-mudahan bisa bermanfaat bagi orang lain. Syukur-syukur bisa dapat royalti dari tulisan yang dibuat.. hehehe (amin ya Allah)

Disaat semua orang sedang kecanduan “facebook”, saya ko’ malah lagi pengen banget punya. Mungkin karena ud bawaan kali ya, “Pengen tampil beda”. Tapi bisa juga karena gak gaul. hehehe. Sebenarnya blog kan ud lama bgt adanya tapi sayanya aja yang baru ngeh dan tertarik dengan blog.

Mmm kapan ya awalnya saya pengen punya blog? (more…)

Add comment April 6, 2009

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

1 comment March 31, 2009


Categories

  • Blogroll

  • Feeds